Selasa, 19 April 2016

SAP/SILABUS AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT II & PRAK /AKUTANSI D3 – UNIVERSITAS GUNADARMA


SATUAN ACARA PERKULIAHAN (PENGAJARAN)

Mata Kuliah                 :  AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT II & PRAK
Kode Mata Kuliah       :  KD024217
SKS                             : 3
Waktu Pertemuan        :

sessi ke
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
1
AKUNTANSI PENGGABUNGAN USAHA DAN INVESTASI DALAM SAHAM

  • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian penggabungan usaha .
  • Mahasiswa dapat menjelaskan bentuk-bentuk penggabungan usaha.

1.1   Kontribusi Relatif Perusahaan yang Bergabung
  • Mahasiswa dapat menjelaskan cara menentukan banyaknya saham yang harus diserahkan kepada perusahaan yang digabung.
  • Mahasiswa dapat menjabarkan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan dasar yang akan dipakai dalam menentukan kontribusi relatif.

1.2   Konsep Akuntansi Dalam Penggabungan Usaha
  • Mahasiswa dapat menjelaskan prosedur akuntansi untuk penggabungan usaha berdasarkan metode penyatuan kepemilikan (by pooling of interest).
  • Mahasiswa dapat menjelaskan prosedur akuntansi untuk penggabungan usaha berdasarkan metode pembelian (by purchase).
  • Mahasiswa dapat membandingkan metode penyatuankepemilikan dan pembelian.

1.3   Akuntansi Untuk Investasi Dalam Saham
  • Mahasiswa dapat menjelaskan akuntansi penggabungan usaha dengan mengeluarkan satu jenis saham.
  • Mahasiswa dapat menjelaskan akuntansi penggabungan usaha dengan mengeluarkan lebih dari satu jenis saham.

2
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI – PENGANTAR

  • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian laporan keuangan konsolidasi.
  • Mahasiswa dapat menjelaskan sifat-sifat laporan keuangan yang dikonsolidasikan.
  • Mahasiswa dapat menjelaskan masalah-masalah umum yang dihadapi dalam penyusunan laporan konsolidasi.

2.2 Teknik dan Prosedur Konsolidasi
  • Mahasiswa dapat menjelaskan konsolidasi dengan metode ekuitas.
  • Mahasiswa dapat menjelaskan konsolidasi dengan metode ekuitas tidak lengkap.
  • Mahasiswa dapat menjelaskan konsolidasi dengan metode biaya.

3
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI – METODE EQUITY

  • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian laporan keuangan konsolidasi dengan metode equity.
  • Mahasiswa dapat menjelaskan pedoman untuk menggunakan metode equity.

4.2 Prosedur Akuntansi Metode Equity
  • Mahasiswa dapat menjelaskan prosedur pencatatan terhadap investasi saham pada perusahaan anak dengan metode equity.

4.3 Modifikasi dalam metode Equity
  • Mahasiswa dapat menjelaskan penyelesaian masalah hutang-piutang antar perusahaan afiliasi.
  • Mahasiswa dapat menjelaskan penyelesaian masalah wesel tagih dan atau wesel bayar yang didiskontokan kedalam modal bagi seorang sekutu.
  • Mahasiswa dapat melakukan penyesuaian dan koreksi sebelum penyusunan Neraca konsolidasi.

4.4 Penyusunan Neraca konsolidasi
  • Mahasiswa dapat melakukan penyusunan neraca konsolidasi

4
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI – METODE HARGA PEROLEHAN

  • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian penyusunan laporan keuangan konsolidasi dengan metode harga perolehan.
  • Mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan metode equity dan metode harga perolehan.

5.2 Prosedur Pencatatan Metode Harga Pokok
·         Mahasiswa dapat menjelaskan pencatatan investasi saham pada anak perusahaan dengan metode harga pokok.

5.3 Penyusunan Neraca Konsolidasi
·         Mahasiswa dapat melakukan penyusunan neraca konsolidasi secara lengkap.

5
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI – MASALAH KHUSUS

·         Mahasiswa dapat menjelaskan masalah-masalah khusus yang terjadi dalam laporan keuangan konsolidasi.

6.2 Masalah-masalah Khusus
·         Mahasiswa dapat melakukan pencatatan akuntansi terhadap berbagai jenis transaksi-transaksi penjualan barang dagangan antar perusahaan afiliasi.
·         Mahasiswa dapat melakukan eliminasi Neraca terhadap Laba-Rugi penjualan obligasi antar perusahaan afiliasi.
·         Mahasiswa dapat melakukan eliminasi terhadap hak-hak pemilikan pada neraca konsolidasi apabila terjadi pembelian langsung saham dari perusahaan anak.
·         Mahasiswa dapat melakukan eliminasi terhadap hak-hak pemilikan perusahaan induk  jika ada perusahaan anak memiliki lebih dari satu jenis saham.
·         Dan masalah khusus yang lain.

6
KONSOLIDASI – PERUBAHAN KEPEMILIKAN
Pengertian dan Pengaruh Adanya Perubahan Hak Pemilikan
·         Mahasiswa dapat menjelaskan beberapa hal yang menyebabkan perubahan hak pemilikan.

7.2 Beberapa Hal yang Menyebabkan Perubahan Hak   pemilikan dan Pengaruhnya terhadap Neraca konsolidasi
·         Mahasiswa dapat menjelaskan  perlakuan akuntansi untuk pembelian saham perusahaan anak yang dilakukan beberapa kali.
·         Mahasiswa dapat menjelaskan perlakuan akuntansi untuk pembelian dan penjualan saham perusahaan anak yang dimiliki perusahaan induk.
·         Mahasiswa dapat menjelaskan perlakuan akuntansi untuk emisi saham dan penarikan kembali saham-saham perusahaan anak yang mempengaruhi hak pemilikan perusahaan induk.
Dan perlakuan akuntansi transaksi lainnya yang mempengaruhi perubahan hak pemilikan
7
KONSOLIDASI – PEMILIKAN TIDAK LANGSUNG DAN SALING MEMILIKI SAHAM

  • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian pemilikan tidak langsung dan saling memiliki saham.

8.2 Pemilikan Tidak Langsung
  • Mahasiswa dapat menjelaskan jurnal eliminasi untuk menyusun neraca konsolidasi pemilikan saham-saham perusahaan anak yang terjadi sesudah adanya hak kontrol perusahaan induk atas perusahaan sub induk.
  • Mahasiswa dapat menjelaskan jurnal eliminasi untuk menyususn neraca konsolidasi pemilikan saham-saham perusahaan anak yang terjadi sebelum adanya hak kontrol oleh perusahaan induk terhadap perusahaan sub induk.
  • Mahasiswa dapat menjelaskan jurnal eliminasi untuk menyususn neraca konsolidasi pemilikan saham-saham perusahaan anak jika hak kontrol diperoleh dengan adanya hubungan afiliasi diantara perusahaan-perusahaan anak.

8.3 Saling Memilik Saham
  • Mahasiswa dapat membuat eliminasi kepemilikan saham pada perusahaan anak atas perusahaan induk jika pemilikan saham pada perusahaan anak terjadi pada saat perusahaan anak didirikan.
Mahasiswa dapat membuat eliminasi kepemilikan saham pada perusahaan anak atas perusahaan induk jika pemilikan saham pada perusahaan anak terjadi setelah  perusahaan anak berjalan
8
LAPORAN KEUANGAN YANG DIKONSOLIDASI
(LAPORAN LABA-RUGI, LAPORAN LABA YANG DITAHAN, NERACA)

Kontinuitas di dalam Laporan Keuangan yang dikonsolidasi
·         Mahasiswa dapat menjelaskan adanya kontinuitas dalam Laporan Keuangan konsolidasi.

9.2 Laporan Keuangan Konsolidasi pada Perusahaan dagang
·         Mahasiswa dapat menyusun laporan keuangan konsolidasi pada perusahaan dagang dengan metode Equity.
·         Mahasiswa dapat menyusun laporan keuangan konsolidasi pada perusahaan dagang dengan metode Harga Perolehan.

9.3 Laporan Keuangan Konsolidasi pada Perusahaan Maufaktur
·         Mahasiswa dapat menyusun laporan keuangan konsolidasi pada perusahaan manufaktur dengan metode Equity.
·         Mahasiswa dapat menyusun laporan keuangan konsolidasi pada perusahaan manufaktur dengan metode Harga Perolehan.

9
LAPORAN KEUANGAN YANG DIKONSOLIDASI – PERUSAHAAN ANAK DI LUAR NEGERI

Akuntanssi Terhadap Transaksi Antar Perusahaan Afiliasi
  • Mahasiswa dapat menjelaskan pembukuan terhadap transaksi antar perusahaan afiliasi.

10.2 Penjabaran Rekening-Rekening Mata Uang Asing
  • Mahasiswa dapat menjelaskan ketentuan penjabaran yang dinyatakan dalam mata uang asing terhadap rekening-rekening neraca..
Mahasiswa dapat menjelaskan ketentuan penjabaran yang dinyatakan dalam mata uang asing  terhadap rekening-rekening penghasilan dan biaya-biaya.

REFERENSI:

  1. Drebin, Allan R., Advance Accounting (Akuntansi Keuangan Lanjutan), Edisi Kelima, Jakarta : Erlangga, 1994.
  2. Floyd A. Beams – Amir Abadi Yusuf, Akuntansi Keuangan Lanjutan di Indonesia, Buku Satu, Jakarta : Salemba Empat, , 2000.
  3. Jeter, Advanced Accounting, John Wiley, 2001
  4. Pahler, Advanced Accounting : Concepts & Practice, 7 th Edition, Harcourt, 2000.
  5. Utoyo Widayat, Akuntansi Keuangan Lanjutan : Ikhtisar Teori dan Soal, Edisi Revisi, Jakarta : Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia,  1999.
  6. Wiratno, Dwi Haryono, Seri Diktat Kuliah : Akuntansi Keuangan Lanjutan 2, Jakarta : Penerbit Gunadarma, 1993.
  7. Yunus, Hadori – Harnanto, Akuntansi Keuangan Lanjutan, Edisi Pertama, Yogyakarta : BPFE, 1994.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Recent Posts

Pages

Theme Support